Bab Dua Puluh: Potensi Melampaui Langit!
Han Lang menaiki kereta bawah tanah menuju lantai delapan belas di Kantor Manajemen Kekuasaan Super di Pudong, dan bertemu dengan Li Muyun. Biksu itu juga ada di sana, namun Chen Zhong tidak diketahui keberadaannya.
Biksu itu menanggapi dengan santai, “Hari ini adalah hari ketujuh setelah gugurnya tujuh pengguna kekuatan super. Sekalipun Chen Zhong seceroboh apapun, malam ini ia pasti akan datang membakar hio.”
Han Lang mengangguk, “Ya, sore ini aku masih harus menjenguk kakek buyut Li Qi. Malam nanti, mari kita janjian ke sana bersama.”
Setelah berbincang sebentar, Han Lang dan biksu itu pun masuk ke ruang uji masing-masing.
Cahaya berkilat, Han Lang dikirim ke tahap kedua ujian tekanan, yakni sebuah alun-alun besar yang dihubungkan banyak portal. Berdasarkan pengetahuannya, ujian tekanan terdiri dari tiga babak: babak pertama adalah Menyusuri Laut Dalam, babak kedua Menembus Gurun, dan babak ketiga Mendaki Gunung Salju.
Ketiga babak itu diurutkan berdasarkan tingkat kesulitannya; babak pertama yang termudah bernilai 150 poin, babak kedua tingkat sedang bernilai 300 poin, dan babak ketiga yang tersulit bernilai 500 poin. Ditambah bonus 100 poin, nilai total keseluruhannya seribu.
Setelah tiga ujian tekanan biasa, barulah masuk pada ujian pertarungan dengan total nilai tiga ribu. Setelah kedua kategori ujian tekanan ini selesai, dipilihlah seratus ribu peserta terbaik untuk maju ke babak utama Turnamen Galaksi.
Melihat batas usia pendaftar maksimal dua puluh delapan tahun, Turnamen Galaksi benar-benar merupakan ajang pertarungan bagi para pejuang muda. Seluruh Galaksi Milky Way terdiri dari banyak negara dan populasi tak terhitung banyaknya. Mereka yang mampu masuk seratus ribu besar, sudah pasti adalah yang paling luar biasa di antara generasi muda galaksi.
Di alun-alun, Han Lang bertemu kembali dengan si biksu. Kemajuan mereka sama, sama-sama tiba di babak kedua. Mereka memilih dua portal bersebelahan, namun tetap saja sistem menempatkan mereka di zona berbeda.
Han Lang mengangkat bahu. Ia memiliki kekebalan terhadap kekuatan super, seandainya berada di zona yang sama, mungkin masih bisa membantu si biksu. Namun rupanya ujian tekanan ini memang diatur sedemikian rupa untuk menghindari kecurangan, sehingga dirinya dan si biksu selalu dipisahkan.
Han Lang mendongak, mendapati dirinya kini berada di pusat gurun, tepat di tengah badai pasir. Angin tornado mengangkat pasir membubung tinggi, berputar membentuk lingkaran. Ke arah mana pun ia melangkah, pasti akan memasuki angin topan.
Badai gurun ini sangat merusak. Bahkan sebelum memasuki badai, para pejuang yang kekuatannya lebih lemah sudah mulai goyah. Han Lang melihat lebih dari satu orang mencoba masuk ke badai, namun dengan cepat tubuh mereka dicabik-cabik pasir yang mengamuk. Jelas, babak kali ini jauh lebih sulit daripada menaklukkan laut.
Aturannya, makin jauh kau melangkah dalam badai, makin tinggi poin yang kau raih. Jika berhasil menembus badai dan keluar, nilainya sempurna—tiga ratus poin.
Selain itu, ada lima puluh poin tambahan bagi siapa pun yang berhasil menemukan sebuah kuil di tengah badai dan membawa keluar sebuah Batu Cahaya dari dalamnya.
Tentu saja, kebanyakan peserta tidak akan repot-repot mencari kuil itu. Bagi mereka, bisa keluar dari badai saja sudah sangat beruntung, mana sempat mencari kuil di tengah badai pasir yang mengerikan?
Han Lang mengamati sejenak, lalu memilih arah yang paling sepi. Mayoritas peserta berkumpul di sisi kanannya, efek kawanan yang klasik—ikut ke mana orang banyak pergi, merasa itu lebih aman.
Tapi Han Lang tak punya kekhawatiran seperti itu. Ia kebal terhadap kekuatan super, sementara badai ini merupakan simulasi serangan pengguna kekuatan tanah dan angin, sehingga tak berdampak padanya. Ia hanya perlu memastikan dirinya tidak tersesat.
Baru mendekati badai, Han Lang sudah bisa merasakan butiran pasir menghantam wajahnya dengan sakit. Kekebalan terhadap kekuatan super bukan berarti kebal terhadap rasa sakit, jadi ketika pasir menggores wajahnya, Han Lang tetap merasakannya.
Namun langkah Han Lang sama sekali tidak terhenti. Setelah pertempuran tujuh hari lalu, ia mulai menyadari beban yang ada di pundaknya. Biarpun Bumi lemah, itu tetap tanah kelahirannya, tempat ia tumbuh dan besar.
Siapa yang rela tanah airnya dikuasai orang asing? Siapa yang ingin melihat bangsa sendiri menderita?
Mengingat para pengguna kekuatan super dari Bumi yang rela mati-matian bertarung demi melindungi sesama, hati Han Lang tak pernah bisa tenang. Ia memang tak mengenal nama satu pun dari mereka, namun ia yakin mereka semua adalah pahlawan, orang-orang yang layak dihormati.
Kini, keyakinan baru tumbuh di dadanya. Ia tahu dirinya belum cukup kuat, tapi ia bisa menjadi lebih kuat lewat kerja keras! Ia akan melindungi apa pun yang layak untuk dilindungi.
Han Lang memicingkan mata, melangkah semakin cepat di tengah badai pasir. Pasir tajam menggores wajahnya, meninggalkan jejak darah, tetapi ia tak pernah berhenti. Bagi orang lain ini adalah bencana, namun baginya ini adalah ujian yang harus dilewati dalam hidup.
Semakin jauh ia melangkah, badai gurun makin mengamuk, angin kencang membuat orang sulit berdiri.
Tiba-tiba, Han Lang samar-samar melihat sebuah bangunan hitam di kejauhan. Setelah mendekat, ternyata itu adalah sebuah kuil besar yang tersusun dari batu putih.
Benar-benar tak sengaja. Jika saja Han Lang tidak memilih jalur yang tak pernah dilewati orang lain, mungkin ia tak akan menemukan kuil terpencil ini.
“Bisa dapat tambahan lima puluh poin juga lumayan,” gumam Han Lang sambil tersenyum.
...
Lantai delapan belas Kantor Manajemen Kekuasaan Super.
Karena pengalaman sebelumnya, Li Muyun kini tak berani lagi meremehkan Han Lang. Begitu Han Lang masuk ujian tekanan, ia langsung menampilkan layar hasil ujian Han Lang.
Kekuatan super Penghapus Kegelapan milik Han Lang tetap luar biasa. Sementara peserta lain diterpa badai hingga pusing, Han Lang tetap melangkah tegap. Semakin jauh ia melaju, semakin tinggi pula nilainya. Sistem memperlihatkan poin Han Lang sudah melampaui dua ratus, jauh meninggalkan mayoritas peserta.
Sementara itu, si biksu yang memulai ujian bersamaan dengan Han Lang bahkan sudah tereliminasi.
“Kekuatan Penghapus Kegelapan memang kekuatan super yang melawan hukum alam,” kata Li Muyun penuh kekaguman.
Biksu itu menggelengkan kepalanya yang plontos, “Menurutku bukan hanya kekuatan super Han Lang yang hebat. Lihatlah langkah kakinya—ia begitu yakin dan stabil, bahkan di atas pasir lembut yang ditiup badai. Kakinya sama sekali tidak gemetar. Sepertinya indeks sumber dayanya meningkat, jauh lebih kuat dibanding waktu pertama kali aku mengenalnya seminggu lalu.”
“Masa?” Li Muyun terkejut. “Selama enam belas tahun Han Lang baru mengumpulkan dua puluh tujuh indeks sumber daya, rata-rata hanya naik satu koma enam delapan per tahun. Itu benar-benar bakat yang buruk.”
“Berdasarkan pengalaman, kenaikan alami sebesar itu tidak akan membantu walau berlatih mati-matian. Baru beberapa hari, masa indeks sumber daya Han Lang bisa meningkat?”
Biksu itu mengangkat bahu, “Entahlah, yang jelas aku merasa langkah Han Lang sekarang lebih mantap daripada seminggu lalu.”
Li Muyun berpikir sejenak, lalu membuka panel atribut Han Lang karena penasaran. Begitu melihatnya, ia hampir melompat!
Semua data Han Lang tak berubah, hanya indeks sumber dayanya yang bertambah lima belas, kini berjumlah empat puluh dua!
Wajah Li Muyun langsung berubah. Ia mulai sadar, mungkin ia dan Chu Li benar-benar salah menilai potensi Han Lang!
Secara teori, kekuatan super punya koefisien pertumbuhan alami. Artinya, walau tidak berlatih sama sekali, setiap tahun indeks sumber daya akan naik sedikit.
Koefisien pertumbuhan alami ibarat pondasi seseorang. Dengan latihan intensif, biasanya bisa naik empat sampai lima kali lipat. Artinya, jika koefisien pertumbuhan alami sepuluh, dengan latihan yang tepat setahun bisa naik lima puluh, bahkan enam puluh atau tujuh puluh jika benar-benar berbakat.
Masalahnya, koefisien pertumbuhan Han Lang hanya satu koma enam delapan per tahun—bukan sekadar buruk, tapi sangat buruk. Karena itulah, meski mereka tahu kekuatan super Han Lang luar biasa, Li Muyun dan Chu Li tidak pernah menyiapkan perlakuan khusus untuknya.
Namun kini, pertumbuhan alami Han Lang mencapai lima belas indeks sumber daya per minggu!
Jika Han Lang berlatih dengan kecepatan empat kali lipat, maka ia bisa bertambah enam puluh indeks sumber daya setiap minggu!
Dalam setahun yang terdiri dari lima puluh dua minggu, total peningkatannya mencapai tiga ribu seratus dua puluh unit!
Dengan begitu, setahun kemudian Han Lang akan menjadi pengguna kekuatan super bintang tiga tingkat menengah, mampu menciptakan domain penghapusan kekuatan super dengan jariangan sepuluh meter!
Di dalam domainnya sendiri, Han Lang akan menjadi penguasa mutlak. Semua kekuatan super lain akan terhapuskan! Kegelapan tanpa batas! Penghapusan kekuatan super total!
Bagaimana dua tahun ke depan?
Bagaimana lima tahun, sepuluh tahun ke depan?
Li Muyun menelan ludah berat-berat. Kini ia benar-benar sadar, Han Lang bukanlah orang tak berguna dengan kekuatan tanpa potensi, melainkan monster yang kekuatan dan potensinya sama-sama melampaui batas!