Bab 113: Dia Adalah Guruku
Dokter paruh baya itu tidak peduli lagi, ia segera menghampiri alat pemantau detak jantung untuk memeriksa. Ia juga mencoba memeriksa denyut nadi Shen Qiuyan. Sekali melihat, matanya dipenuhi dengan rasa terkejut!
Lu Yanran melihat ekspresi anehnya dan tidak bisa menahan diri untuk bertanya, "Direktur Bai, bagaimana keadaan Ibu saya?"
Dokter paruh baya itu menjawab dengan linglung, "Ibumu... dia sudah bisa keluar dari rumah sakit!"
"Hah?"
Lu Yanran mengira dirinya salah dengar, tetapi setelah dokter itu mengulanginya sekali lagi, barulah ia yakin. Shen Qiuyan memang sudah bisa keluar dari rumah sakit. Bahkan, dokter paruh baya itu mengatakan bahwa penyangga yang terpasang di tubuhnya bisa dilepas sekarang juga tanpa mengganggu proses pemulihannya.
Lu Yanran merasa sangat gembira sekaligus bingung. Baru kemarin ibunya terluka parah dan tidak sadarkan diri, bagaimana mungkin hari ini tiba-tiba sembuh? Namun, karena sudah diperbolehkan pulang, tentu saja itu adalah kabar yang sangat baik.
Saat mendengar dirinya bisa pulang, raut sukacita terpancar jelas di wajah Shen Qiuyan. Ia melihat jarum perak yang tertancap di tubuhnya lalu bertanya, "Direktur Bai, bisakah jarum perak ini dicabut dulu? Saya jadi kesulitan memakai pakaian."
Jarum perak? Dokter paruh baya itu tertegun, lalu bertanya dengan heran, "Jarum perak apa? Saya tidak pernah melakukan akupunktur pada Anda!"
Mendengar itu, Lu Yanran teringat pada seseorang. Xiao Fan? Ia hampir lupa bahwa Xiao Fan juga ahli dalam pengobatan. Mungkinkah? Mungkinkah dia datang untuk mengobati ibunya?
Shen Qiuyan bingung dengan reaksi Direktur Bai, "Bukankah kalian yang melakukan akupunktur pada saya?"
Direktur Bai menggelengkan kepalanya dengan getir. Shen Qiuyan mengira dokter itu tidak percaya, jadi ia menunjukkan jarum perak yang tertancap di lengan dan kakinya.
Awalnya Direktur Bai merasa heran, tetapi setelah melihat jarum-jarum tersebut, ia seketika terperangah! Teknik ini, susunan ini! Ini adalah... teknik Jarum Tiga Belas Gerbang Hantu!
Direktur Bai tiba-tiba sadar, ia bertanya dengan tergesa-gesa, "Di mana orang yang membuat keributan tadi? Siapa namanya?"
Shen Qiuyan menjawab dengan marah, "Xiao Fan! Sampah itu, bahkan saya pun tidak dia lepaskan!"
Xiao Fan?
Direktur Bai kemudian memukul pahanya sendiri sambil berseru lantang, "Guru! Xiao Fan adalah guru saya!"
"Akupunktur ini adalah teknik Jarum Tiga Belas Gerbang Hantu! Dia juga pernah mengajarkannya kepada saya! Hanya saja keahlian saya belum mumpuni, saya baru menguasai sampai jarum keenam!"
Apa? Lu Yanran tidak percaya bahwa Direktur Bai, yang bernama Bai Bingchun, ternyata adalah murid Xiao Fan! Dan menurut pernyataan Bai Bingchun, Xiao Fan tadi memang datang untuk mengobati Shen Qiuyan!
Lu Yanran tiba-tiba menyesali kata-kata kasarnya. Ia tentu tahu Xiao Fan ahli dalam pengobatan, namun belakangan ini ia terlalu sibuk, dan Xiao Fan sempat kehilangan tempat di hatinya. Karena itulah selama ini Lu Yanran hanya fokus merawat ibunya di rumah sakit sampai lupa bahwa Xiao Fan pun pandai mengobati. Bahkan penyakit aneh yang diderita Wang Fulin dan Wang Yuyan saja bisa disembuhkan oleh Xiao Fan!
Mengingat punggung Xiao Fan yang baru saja berlalu, hati Lu Yanran bergetar hebat. Shen Qiuyan pun terdiam seribu bahasa. Apakah ia benar-benar telah salah paham terhadap Xiao Fan? Meskipun ia sempat koma, ia sadar betul bahwa lukanya sangat parah. Awalnya ia mengira tubuhnya pulih dengan sendirinya, mungkinkah benar Xiao Fan yang menyelamatkannya?
Saat ini, ia merasakan emosi yang rumit terhadap Xiao Fan. Bagaimana mungkin menantu yang dianggap sampah ini tiba-tiba ahli dalam pengobatan, dan bagaimana bisa ia menjadi guru dari Direktur Bai? Ataukah selama ini ia sendiri yang tidak pernah memandang Xiao Fan dengan benar?
Pikiran Shen Qiuyan kacau balau. Ia benar-benar tidak habis pikir bahwa penyakitnya disembuhkan oleh Xiao Fan. Terlebih lagi, cedera seberat itu bisa disembuhkan olehnya?
Lu Yanran mengatupkan bibirnya lalu berkata, "Direktur Bai, tolong lepaskan jarum perak di tubuh Ibu saya terlebih dahulu."
"Baik!" Bai Bingchun merasa sangat bersemangat. Saat berada di Hotel Qiji beberapa waktu lalu, ia sempat melihat Xiao Fan tetapi tidak punya kesempatan untuk menyapa. Ia sangat yakin, cedera separah itu bisa sembuh secepat ini, kalau bukan karena tabib sakti seperti Xiao Fan, siapa lagi? Apalagi ia tahu penyakit Wang Yuyan yang membuat para dokter ternama angkat tangan pun berhasil disembuhkan oleh Xiao Fan. Ia sangat bersyukur pernah memohon untuk menjadi murid Xiao Fan saat itu. Meskipun Xiao Fan tidak mengiyakan, ia juga tidak menolak, dan itu sudah cukup membuatnya sangat gembira. Terlebih lagi, Xiao Fan bahkan mewariskan teknik sakti Jarum Tiga Belas Gerbang Hantu kepadanya.
Setelah pintu kamar ditutup, Direktur Bai membantu mencabut jarum dari tubuh Shen Qiuyan. Namun, ekspresinya tampak sedikit canggung karena posisi jarum tersebut berada di area yang cukup pribadi. Melihat Shen Qiuyan menutupi tubuhnya dengan selimut, Bai Bingchun sadar bahwa kemungkinan pasiennya tidak mengenakan pakaian. Ia pun memanggil seorang dokter wanita untuk mencabut jarum tersebut.
Setelah semuanya selesai, Lu Yanran mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Akhirnya, Bai Bingchun menjelaskan bahwa setelah penyangga dilepas besok, Shen Qiuyan sudah bisa pulang. Lu Yanran dan Shen Qiuyan menghela napas lega secara bersamaan. Mereka belum bisa mencerna kenyataan ini, terutama Shen Qiuyan yang sulit menerima bahwa orang yang menyembuhkan lukanya adalah Xiao Fan.
Sejak saat itu, batinnya terasa sangat rumit. Bahkan ada secercah penyesalan! Xiao Fan bukan hanya Direktur Utama Bank Huarong, tetapi juga guru dari Bai Bingchun! Statusnya sudah sangat jelas! Shen Qiuyan sudah tahu sejak lama bahwa Bank Huarong adalah milik Xiao Fan, entah itu hadiah dari Zhao Yuqi atau apa pun! Xiao Fan sudah lama tidak perlu hidup di bawah perlindungan keluarga Lu. Kata-kata kasarnya dan rasa tidak terimanya selama ini hanyalah kebohongan bagi dirinya sendiri.
Sementara itu, Lu Yanran merasa sangat menyesal. Ia sempat menuduh Xiao Fan melakukan pembunuhan, tidak memberinya kesempatan untuk menjelaskan, dan tidak pernah benar-benar memercayainya. Namun sekarang, ia tiba-tiba sadar, apa pentingnya soal Xiao Fan membunuh atau tidak? Semua yang dia lakukan adalah demi dirinya! Tetapi ia justru tidak memercayainya.
Ia segera menelepon Xiao Fan, namun nomor tersebut tidak aktif.
Keesokan harinya, Xiao Fan menerima sebuah pesan singkat di pagi hari. Isi pesan itu adalah: "Kakak Ipar, aku sampai di Jinling jam setengah enam sore, nanti jemput aku ya!"
Xiao Fan mengerutkan kening, ia ingin memberitahu bahwa ia bukan lagi kakak iparnya. Namun, pesan lain menyusul: "Kakak Ipar, jangan lupa jemput ya, kali ini barang bawaanku agak banyak!"
Xiao Fan sempat ragu cukup lama, namun ia memutuskan untuk menjemput Lu Qingqing. Pertama, meskipun ia sudah bercerai dengan Lu Yanran, Lu Qingqing dulu sangat baik kepadanya, dan ia tidak ingin menjauhinya. Kedua, karena Lu Qingqing terus mendesak dan mengatakan barang bawaannya terlalu banyak, Xiao Fan akhirnya menyetujuinya.
Sepanjang pagi, Xiao Fan berada di Klinik Sihe. Setelah bekerja sama dengan Perusahaan Farmasi Huahai milik Ye Qianqian, skala klinik tersebut telah diperluas. Zhang Qiang sudah memagari tanah kosong di belakang klinik untuk Xiao Fan, dan area itu sedang direnovasi untuk tempat penyimpanan obat dan peralatan medis. Harus diakui, setelah kemenangannya melawan Balai Huichun, Klinik Sihe menjadi sangat populer. Orang-orang datang silih berganti untuk berobat.
Hanya saja, karena di Klinik Sihe hanya ada Xiao Fan sebagai satu-satunya dokter, banyak orang harus membuat janji terlebih dahulu. Orang-orang lain yang dipanggil Zhang Qiang hanyalah para penjaga, sehingga saat Xiao Fan tidak ada, mereka hanya bisa saling pandang. Xiao Fan memang merasa cukup lelah, tetapi ia merasa hidup yang produktif seperti ini tidaklah buruk. Namun, ia mulai berpikir untuk segera mencari beberapa dokter dan perawat, jika tidak, Klinik Sihe tidak akan mampu bertahan jika hanya mengandalkan dirinya seorang.